Tampilkan postingan dengan label RoadRace. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RoadRace. Tampilkan semua postingan

25 Mei 2008

Aep Dadang Berpeluang Juara Lagi

KARAWANG (KR) - Setelah menjuarai seri I di Kediri lalu, crosser tangguh asal Jabar, Aep Dadang Supriatna berpeluang lagi menjadi juara pada seri II Kejurnas Gudang Garam (GG) Motocross 2008. Event gelaran Helmy Sungkar dari Trendypromo Mandira Jakarta itu, akan digelar di sirkuit Kawasan Industri Autocar (ex Timur) Dawuan, Cikampek, Karawang, Jabar, Minggu (25/5) ini.

Dalam penyisihan yang digeber di tempat yang sama Sabtu (24/5) kemarin, Aep Dadang yang turun di kelas bergengsi special engine (SE) 125 cc merupakan crosser yang menempati urutan pertama yang lolos dari penyisihan 2 dari 8 crosser. Kedelapan crosser yang lolos dari penyisihan 2 adalah, selain Aep Dadang (Jabar), disusul Yusuf Irawan (Jabar), Hendra Kumala (DKI), Feby Ariwibowo (DIY), Bb Sucahyono (Jateng), Adi Aprian Nugraha (Jabar), Leo Marhaen (Jabar) dan Irvan H. Sedangkan yang lolos dari penyisihan 1, yakni Hanu Marlherbe (Salatiga), Zulfikar (NAD), Denny Orlando (Jateng), Alex Wiguna (NTB), Aldy Lazaroni (DIY) dan Asep (Jateng).

Dari 16 crosser yang lolos dari babak penyisihan kelas SE 125 cc tersebut, mulai pagi ini mereka akan bertarung habis-habisan untuk memburu gelar juara pada seri II. Aep Dadang, dalam lomba sebenarnya hari ini akan mendapat ancaman serius dari para crosser yang menempati di urutan kedua hingga selanjutnya.

Di kelas SE 80 cc ternyata tidak kalah sengitnya. Dari 20 crosser yang ambilbagian, tiga di antaranya menjadi yang tercepat dalam Qualifying Time Trial (QTT). Ketiga crosser tersebut terdiri, Agi Agasi (Jabar), Farhan Hendro (Jabar) dan Hermanto (Kalsel).

kr.co.id

22 April 2008

PON XVII KALTIM ; Tiap Propinsi Dapat Jatah 3 Pembalap

JAKARTA (KR) - Tiap propinsi dapat mengirimkan tiga pembalap andalannya untuk tampil di cabang olahraga otomotif pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII, di Kaltim, 6-15 Juli 2008. "Nama-nama pembalap terakhir masuk pada akhir April mendatang," kata Ketua Bidang Olahraga PP IMI, Irawan Sucahyono di Jakarta, Jumat (18/4).

Selain wakil tiga pembalap dari 33 propinsi itu, menurut Irawan, juga akan tampil lima besar pembalap dari ajang Indoprix 2007 dan tiga pembalap wild card khusus untuk tuan rumah. "Pembalap wild card untuk tuan rumah Kaltim itu sendiri akan ditentukan PP IMI," katanya.

Mengenai pembangunan Sirkuit Kalan di Samarinda yang belum rampung, Irawan menyatakan, sirkuit tersebut dijadwalkan akhir Mei sudah siap.Saat ini sirkuit dalam pengerjaan pengaspalan selama dua pekan.

"Pertemuan teknis PON akan berlangsung pada 5 Mei mendatang," katanya. Cabang olahraga otomotif PON Kaltim ini akan mempertandingkan nomor balap motor perseorangan dan beregu dengan memperebutkan enam medali emas. Perlombaan akan mempergunakan satu merek motor dengan kelas 110, 125 dan 150 cc. "Motor pembalap akan disediakan Panitia PON termasuk pendukungnya," katanya.

kr.co.id

KEJUARAAN GG ROAD RACE JATENG 2008; Banjarnegara Siap Ajang Seri 2

YOGYA (KR) - Kota Banjarnegara, Banyumas, siap menjadi ajang laga Kejuaraan Gudang Garam (GG) Road Race Jateng 2008 Seri 2, di seputar sirkuit Alun-alun Kota Banjarnegara, Sabtu dan Minggu (26-27 April). Kesiapan itu, disampaikan sekretaris panitia penyelenggara Nining Jatiningrum yang mewakili promotor Ircham Pattikawa dari Maestro Automotive Club (MAC), ketika Sabtu (19/4) menjelaskan rencana kejuaraan road race bersifat terbuka itu.

Seperti seri 1 atau sebelumnya yang sudah diadakan di Blora, pertengahan Maret, menurut Nining kejuaraan di Banjarnegara atau kota di tengah kawasan Jateng itu, akan melombakan berbagai kelas. Selain kelas-kelas yang biasa dilombakan dalam kejuaran MotorPrix, juga ada kelas-kelas lokal dan OMR.

Khusus kelas MotorPrix seperti MP1, MP2-4, MP3 dan MP5, selain masing-masing serinya ada hadiah bagi para juara, khusus juara umum kelas MP setelah kejuaraan 8 seri nanti berakhir, ada hadiah istimewa berupa sepeda motor.

Dari beberapa kali kejuaraan terbuka GGRR Jateng diadakan, kota Banjarnegara selalu dipilih untuk menjadi tuan rumah dan peserta dari Jateng dan DIY biasanya antusias untuk ikut, selain mendapat sambutan dari penonton. Karena itu, Nining Jatiningrum yang mengelola EO otomotif Ning’s Production di Yogya, juga optimis, kejuaraan GGRR di Banjarnegara nanti bakal mendapat sambutan.

Pendaftaran peserta khusus pembalap dari Yogyakarta dan sekitarnya, bisa mendaftarkan diri di sekretariat Pro Circuit Jalan Tamansiswa 27 Yogyakarta mulai Senin (21/4) sampai Jumat (25/4). Sedang pendaftar pembalap Jateng, dibuka sampai Sabtu (26/4) sebelum pertemuan tehnik dan latihan resmi, di Hotel Garuda Banjarnegara.

kr.co.id

GG ROAD RACE 2008 BANJARPATROMAN ; Ekshibisikan Lomba Supermoto

YOGYA (KR) - Sesudah menyelesaikan dua seri, Kejuaraan Gudang Garam (GG) Road Race 2008 Terbuka Jabar seri 3, giliran akan diadakan di sirkuit terminal Kota Banjarpatroman, Ciamis, Jabar, Sabtu-Minggu (26-27 April).

Kejuaraan gelaran promotor Trendypromo Mandira bersama Ikatan Motor Jabar (IMJ) akan melombakan berbagai kelas. Selain kelas-kelas wajib yang terdiri atas kelas MP1, MP2, MP3, MP4 dan MP5, juga ada kelas ekshibisi atau khusus lomba Supermoto, yang dilombakan melintasi lintasan tanah dan lintasan aspal.

Menurut salah seorang panitia penyelenggara Yayan Suryanto dari Trendypromo Mandira, lomba khusus kelas Supermoto, resmi baru diujicobakan dalam kegiatan semacam ini. Hal ini dimungkinkan melihat animo perkembangan kegiatan olahraga sepeda motor tipe ini, di tanah air selalu memerlukan inovasi serta modifikasi dari berbagai aspek yang memungkinkan event ini bertahan panjang.

Kejuaraan berhadiah total Rp 42 juta ini, kata Yayan bukan merupakan event kejurnas. Jadi peserta bebas menggunakan merk ban apapun, yang dianggap cocok untuk kendaraan yang digunakan tanding. Letak kota Banjarpatroman, merupakan perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian selatan. Jadi ia berharap, event ini bisa menarik minat peserta dua propinsi itu. Pendaftaran peserta, bisa menghubungi sekretariat panitia di jalan Perintis Kemerdekaan 57 Banjarpatroman dengan biaya Rp 150 ribu perkelas sampai 23 April dan setelah melewati tanggal itu dikenai denda.

kr.co.id

15 April 2008

Kejurnas Motorprix, Denny Triyugo Pembalap Tercepat Seri II

Peduli Pendidikan, Hanya Berlatih 3 Hari sebelum Lomba
Dia masih 19 tahun. Namun, beragam prestasi telah direngkuhnya. Hebatnya, dia mengaku tak pernah menyusun jadwal rutin untuk berlatih balap di sirkuit.

DENNY Triyugo mungkin masih aneh terdengar asing. Tapi, jika menyebut Denny Momo, insan balap sepeda motor nasional. Ya, sebelumnya, Denny memang membela Suzuki Jatim Momo Surabaya sejak 2005-2007. Setelah itu, pembalap berusia 19 tahun tersebut pindah ke Yamaha Trijaya SND KYT FDR Bandung.

Meski masih berusia 19 tahun, pembalap asal Probolinggo, Jatim, itu mampu bersaing dengan para pembalap nasional lainnya. Hal tersebut dia buktikan dalam Seri II Kejurnas Pertamina Motorprix Indonesia 2008 di Park Kenjeran, Surabaya.

Pembalap yang memulai karir balapnya dari Lambada Racing Probolinggo 2005 itu berhasil menjuarai race pertama dan kedua kelas paling bergengsi, MP2 (bebek 4 tak 125 cc tune up seeded). Denny mengalahkan para pembalap kawakan seperti Dwi Cahyono, Wahyu Widodo,dan lain-lain.

Namun, ada yang menarik dari kebiasaan Denny. Dia hanya akan berlatih balap di sirkuit dan melakukan banyak konsultasi tentang setelan mesin pada tiga hari sebelum balap dimulai. "Ini saya lakukan sejak saya tergabung bersama tim Yamaha Trijaya SND KYT FDR Bandung," katanya Minggu lalu.

Memang, keinginannya mencari tim yang terbaik harus membawanya tergabung bersama klub asal Kota Kembang itu. Klub tersebut memiliki base camp di Jogjakarta.

Semua motor untuk ajang balap dan mekanik ada di sana. Para pembalap lain dari tim juga berlatih di Sirkuit Mandala Krida, Jogja.

"Bergabung dengan tim ini merupakan keinginan saya sendiri. Selain bisa mendukung saya dengan manajemen yang bagus, semua mekanik di sini jago. Kerja sama di tim ini membuat saya betah," ucapnya.

Di luar profesinya sebagai pembalap, Denny kuliah di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Walau masih semester II, dia tak mau bila kuliahnya dikorbankan. "Selama bisa diambil jalan tengahnya, saya berusaha menjalankan kedua-duanya," tutur pembalap yang berencana mengambil jurusan hukum perdata tersebut.

Tekadnya untuk menjadi ahli hukum sekaligus pembalap top sangat kuat. Berusaha untuk melek hukum, menurut Denny, bertujuan agar mengerti kontrak pembalap dengan manajemen.

Selain bermanfaat bagi dirinya, dia bertekad membantu pembalap lain agar tak lagi dibodohi. "Tak selamanya saya akan jadi pembalap. Tentu, saya harus memiliki keahlian lain selain balap. Walau, saya belum berencana apa-apa untuk memanfaatkan kemampuan saya di dunia hukum nanti," lanjut anak dari Seno Harianto dan Siti Maimunah itu.

Solusi untuk bisa tetap prima dalam balapan adalah latihan pribadi yang dijalaninya dengan sangat disiplin. Denny selalu menyempatkan waktu, minimal dua jam, untuk latihan lari, bersepeda, atau berenang di daerah Jetis, Sengkaling, Malang, tempat tinggalnya selama berkuliah. "Kondisi fisik akan sangat berpengaruh pada saya saat berlaga di sirkuit. Balap kejurnas lap-nya tidak sedikit, yakni 20 lap. Motor yang saya kendarai semakin kencang. Jadi, butuh fisik prima untuk bisa tampil maksimal," lanjut peraih gelar juara I Kejurnas Pemula 2007 tersebut.

Ke depan, Denny berobsesi menjadi juara nasional dan juara PON XVII Kaltim pada Juli mendatang. Menurut dia, itu adalah obsesinya yang harus segera dia wujudkan. Bagaimanapun, dia mengakui bahwa tim dan daerah asalnya butuh pembuktian dari prestasi yang dicetaknya. "Saya sebagai pembalap Jatim sering sekali diremehkan, dianggap jago kandang, dan sebagainya. Saya tak mau itu terjadi lagi. Semoga saya mampu," tegas pembalap yang memiliki tinggi badan 165 cm itu.

Hanya, keinginan tersebut bisa tercapai kalau KONI Jatim memberangkatkan cabang olahraga bermotor. Sebab, sampai saat ini, induk organisasi pimpinan Imam Utomo tersebut belum memberikan izin kepada Pengda IMI Jatim untuk berangkat ke PON 2008.

BIODATA:

Nama: Denny Triyugo
Lahir: Probolinggo, 26 Oktober 1989
Berat/tinggi badan: 55kg /165 cm
Pendidikan: Semester II Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang
Bapak: H Seno Harianto
Ibu: Siti Maimunah
Karir:
- Lambada Racing Probolinggo 2005
- Suzuki Jatim Momo Surabaya 2005-2007
- Yamaha Trijaya SND KYT FDR Bandung 2007-sekarang

PRESTASI:
- Posisi III Nasional One Make Race Suzuki 2005
- Posisi III Kejurda Seeded Jatim
- Juara Kejurnas Pemula 2007

jawapos.com

MOTORPRIX SERI II REGION 2 JAWA ; Wahyu Bertahan, Nanang Juara di Surabaya

SURABAYA (KR) - Pembalap Jabar, Wahyu Widodo yang mengusung tim Suzuki IRC U Mild AHRS masih bertahan, setelah kembali menjadi juara di kelas bergengsi Bebek 110 cc 4 Tak Tune Up seeded (MP1) dalam kejuaraan Pertamina Enduro 4TR Road Race (Motorprix) Region II Jawa seri 2, di sirkuit Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Minggu (13/4).

Ini sukses kedua Wahyu Widodo, sebelumnya pada seri I lalu di sirkuit Kemayoran, Jakarta, ia juga berhasil merebut juara di kelas yang sama, saat itu dirinya mengantongi total nilai 36. Sedangkan pada seri II meski pada race I mengalami troubel engine, tapi pada race II tampil tanpa kendala dan mendapat nilai 25, sehingga total nilai 35.

Dengan demikian, dari dua seri yang telah dilaluinya, Wahyu Widodo memimpin klasemen sementara kelas MP1 dengan total nilai 71. Di kelas Bebek 125 cc 4 Tak Tune Up seeded (MP2), gelar juara direbut racer tuan rumah, Deni Triyugo (Jatim). Pembalap yang mengusung tim Yamaha Trijaya SND KYT FDR itu, tampil sempurna dari dua race yang dilakoninya sehingga mengemas total nilai 50.

Di kelas MP 4 (Bebek 125 cc 4 Tak Tune Up pemula), pembalap DIY Nanang Prabowo juga tidak ketinggalan mempersembahkan gelar juara dengan nilai tertinggi 25. Ia mampu merebut juara di kelas ini, setelah sukses mengalahkan para pesaingnya, yang menempati urutan II-V yakni Teguh Nugroho (Jateng), Rizaludin (Banten), Z Iqbal (Banten) dan Adi Aditya (Jabar).

Juara-juara Motorprix seri II Surabaya: MP1: I-V. Wahyu Widodo (Jbr/35), Adi AW (Jtng/32), Diaz Kumoro Jati (DIY/30), Sigit PD (DIY/30), Gilang Pranata Sukma (DIY/24). MP2: I-V. Deni Triyugo (Jtm/50), Nur Iwan (Jtm/40), Arya DM (DIY/27), Gandi Santana (Btn/23), Wahyu Widodo (Jbr/18). MP3: I-V. Anggi Pramana (Jbr/25), Rafid Tofan (DKI/20), Teguh Nugroho (Jtng/16), Oki Restan (Jbr/13), R Aludona (DIY/11). MP4: I-V. Nanang Prabowo (DIY/25), Teguh N (Jtng/20), Rizaludin (Btn/16), Z Iqbal (Btn/13), Adi Aditya (Jbr/11). MP5: I-V. Anggi Permana (Jbr/25), Erlangga (Jbr/20), Tomi C (Jtm/16), Yoga Adi Pratama (DIY/13) dan Gupito Kresna (DIY/11).

kr.co.id

13 April 2008

Kejurnas MotoPrix, Persaingan Ban Tambah Bikin Panas

SURABAYA - Pelaksanaan Seri II Kejurnas Pertamina Motorprix Indonesia 2008 diwarnai pergolakan. Itu terjadi saat kualifikasi yang seharusnya digeber kemarin sore di Park Sirkuit, Kenjeran, Surabaya, ditunda karena protes para peserta.

"Kualifikasi terpaksa kami tunda karena ada pernyataan 30 pembalap dari kelas MP3, MP4, dan MP5 kepada juri lomba. Intinya, mereka meminta waktu latihan tambahan karena ban yang telah ditentukan harus dipakai seluruh pembalap oleh IMI dinilai licin" kata pimpinan lomba Toddy Andries kemarin (12/4).

MP3 adalah kelas bebek 110 cc 4 langkah tune-up pemula A, MP4 ialah kelas bebek 125 cc 4 langkah pemula A. Sedangkan MP5 merupakan kelas paling bawah, yakni bebek 110 cc standar pemula.

Toddy menyatakan, awalnya, dirinya berniat melakukan cek dan ricek terhadap fakta di lapangan yang terjadi pada para pembalap yang sebenarnya bukan berlaga di kelas paling bergengsi itu. Namun, pernyataan para pembalap tersebut tidak terbukti. Hasilnya, hanya dua pembalap di antara 20 yang turun di lintasan terjatuh.

"Ini bukti konkret. Para pembalap di kelas bergengsi MP1 (bebek 110 cc 4 langkah tune-up seeded) dan MP 2 (bebek 125 cc 4 langkah tune-up seeded) juga menyatakan berlatih menggunakan ban yang dianggap licin sejak pagi dan tidak bermasalah," ujarnya. Namun, sangat disayangkan, para pembalap MP1 dan MP2 baru, tambah dia, mengakui hal itu saat jadwal kualifikasi sudah habis dipergunakan untuk latihan tambahan para pembalap MP3, MP4, dan MP5.

Selain itu, para pembalap di tiga kelas memprotes sulitnya memperoleh ban yang diharuskan dipakai dalam ajang kejurnas kali ini. Namun, dalam hal itu, Toddy mengakuinya. Saat dia mengecek, ban bermerek IRC dengan tipe Razzo 166 ini sulit ditemukan di toko-toko di luar Surabaya. Setelah berkoordinasi dengan seluruh instrumen lomba, Toddy akhirnya mengambil keputusan untuk menunda kualifikasi yang hanya dikhususkan untuk kelas MP1 dan MP2 tersebut. Rencananya, itu baru dilaksanakan pukul 09.00 WIB hari ini.

"Balapan untuk kelas MP2 akan dimulai tiga jam setelah kualifikasi. Begitu pula untuk kelas MP1," tegasnya. Balapan yang sedianya dimulai pukul 09.00 WIB untuk kelas MP 3 akan diundur setelah pelaksanaan kualifikasi. "Atas kejadian ini, saya akan panggil dan tegur seluruh orang lapangan karena tidak ada koordinasi yang baik dengan kita," tandas Toddy.

Sementara itu, pihak dari merek ban IRC mengaku menyesalkan kejadian kemarin. Yanto, salah seorang satf marketing IRC, menyatakan penyesalannya terhadap pelanggaran Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor 2008 yang dikeluarkan IMI dalam kualifikasi kejurnas yang seharusnya dilaksanakan kemarin. "Semuanya sudah jelas di buku kuning (buku pelanggaran Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor 2008) ini. Mengapa masih saja dilanggar," tukasnya.

Penggunaan ban merek IRC pada Kejurnas Pertamina Motorprix Indonesia 2008, lanjut dia, sudah disepakati sejak Rakernas IMI Desember lalu di Semarang, Jateng. Selain itu, aturan sudah dituangkan ke dalam Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor 2008. "Sejak mulai latihan, sejak kali pertama ada jadwal latihan, kami juga sudah membuka counter di Park ini. Di Surabaya pun telah ditunjuk beberapa distributor untuk ban ini. Jadi, tidak benar sulit untuk memperoleh ban ini," tegasnya."Para pembalap nasional seperti Hadi Wijaya (Suzuki Elf IRC Rextor Manual) dan Wahyu Widodo (Suzuki IRC U Mild AHRS) sukses mendulang poin dalam even berkelas nasional," imbuhnya.

jawapos.com

KEJUARAAN MOTORPRIX REGION 2 JAWA ; QTT Pembalap Ditunda Pagi Ini

SURABAYA (KR) - Para pembalap seeded dan pemula (Tune Up) yang seharusnya menjalani Qualifying Time Trial (QTT) dalam kejuaraan Pertamina Enduro 4TR Road Race (Motorprix) Region II Jawa seri 2 di sirkuit Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Sabtu (12/4) batal dilaksanakan, lantaran tidak diperbolehkannya para pembalap memakai ban FDR.

Padahal ban yang seharusnya dipakai dalam event ini sudah ditentukan yakni ban IRC."Dengan tidak diperbolehkannya para pembalap menggunakan ban FDR, maka QTT terpaksa ditunda mulai pagi ini pukul 09.00. Semua pembalap yang mengikuti QTT ban yang digunakan sudah pakai ban merk IRC. Kalau masih ada pembalap yang belum menggunakan ban IRC dalam QTT, tidak diperbolehkan mengikuti lomba," tegas pimpinan lomba Toddy Andres.

Dengan tidak adanya QTT kemarin, maka para pembalap yang berjumlah ratusan itu, hanya melakukan latihan biasa. Meski begitu, para pembalap termasuk racer yang akan turun di kelas bergengsi Bebek 110 cc 4 Tak Tune Up seeded (MP1) yang berjumlah sekitar 28 pembalap tetap antusias mengikuti latihan sebagai ajang pemanasan menjelang lomba resmi yang bakal digeber mulai pagi ini.

Sementara racer asal DIY, Diaz Kumoro Jati, Adi AW (Tim Yamaha Kepot), Gilang Pranata Sukma (Yamaha GRM), Arya DM (Yamaha ART) dan Sigit PD (Yamaha Yonk Jaya) kemarin juga telah melakukan latihan sekaligus mencoba trek Kenjeran. Sebagai juara bertahan MP1 pada seri I lalu di sirkuit Kemayoran, Jakarta yaitu Wahyu Widodo (Pangandaran), juara MP2 Ardhi Satya Sadarma (Purworejo) dan juara kelas pemula nasional lainnya, M Raka (Yogya), Anang Prabowo (Yogya) dan Erlangga (Bandung) juga telah melakukan persiapan yang cukup mantap menghadapi lomba hari ini.

kr.co.id

12 April 2008

Road Race, Jumlah Peserta Lebihi Target

SURABAYA - Persaingan ketat telah menjadi garansi Seri II Kejurnas Pertamina Motorprix Indonesia 2008. Pasalnya, jumlah peserta melonjak tajam dalam ajang yang diselenggarakan di Park Sirkuit, Kenjeran, Surabaya, hari ini hingga besok.

Total sudah terdaftar seratus orang lebih yang akan turun dalam lomba. "Bisa dibayangkan, minimal mereka akan turun dengan dua starter. Kira-kira jumlah peserta yang akan turun di sirkuit besok (hari ini, Red) bisa mencapai 250-300 starter. Ini fantastis," ungkap panitia lomba Helmy Sungkar kemarin (11/4).

Padahal, panitia masih akan membuka pendaftaran hingga pukul 12.00 WIB siang ini. Jumlah peserta yang mendaftar untuk seri motorprix hingga kemarin saja sudah melampaui jumlah peserta di seri I yang berlangsung di Sirkuit Kemyoran, Jakarta, 2 Maret lalu.

"Dalam seri itu, yang berlaga hanya 160 starter," lanjut Helmy yang juga bapak pereli nasional Rifat dan Rizal Sungkar itu.

Bahkan, karena panitia tidak memperdiksi animo peserta di putaran ini akan meledak, terpaksa disiapkan lagi 12 tenda tambahan untuk para peserta baru. Awalnya, hanya ada 40 tenda.

Satu tenda bisa menampung enam motor pembalap. "Saya berharap kali ini para pembalap yang akan turun dalam lomba didominasi pembalap asal Jatim. Jika jumlah pendaftar sampai meluber lagi, kami akan batasi maksimal hingga 360 starter," ujarnya.

Helmy mengatakan, selama ini, banyak masyarakat Jatim hanya menjadi penonton untuk ajang seperti ini. Dia menyatakan sangat gembira dengan kemajuan tren road race di provinsi paling timur di Pulau Jawa tersebut.

"Namun, ini juga tak lepas dari usaha panitia lomba yang menjemput bola dengan menyebarkan brosur-brosur ke daerah-daerah seperti Sampang dan Bojonegoro saat kejurda beberapa saat lalu," imbuhnya.

Salah satu sebab bertambahnya minat peserta adalah tidak ikut sertanya para pembalap nasional. Itu membuat para peserta yang kebanyakan masih belum berpengalaman berpikir masih punya peluang untuk menang.

Helmy menambahkan, jika para pembalap tuan rumah ingin bangkit dan mengejar ketertinggalan, sekarang adalah saat yang tepat. Dua wakil Jatim memang masih belum bisa menempati posisi puncak. Di kelas paling bergengsi 125 cc, empat langkah tune-up seeded Denny Triyugo masih bercokol di peringkat kelima. Semantara Fendrik Alam malah terpuruk di posisi juru kunci atau peringkat ke-19.

Selain itu, pemakaian ban yang sama, IRC tipe Rozzo 166, membuat kans memetik kemenangan masih berimbang. "Kami akan mendiskualifikasi peserta jika tak memakai ban tersebut," tambah Yanto, petinggi IRC.

Ditemui sesaat sebelum latihan, Denny hanya mau berkomentar singkat. Dia akan berjuang semaksimalnya dalam lomba besok. "Kita lihat saja hasilnya besok," ungkapnya.

jawapos.com

SUZUKI PERTAMINA OMR 2008 KEMAYORAN ; Irwan A, Wahyu W dan Ananto R Juara

YOGYA (KR) - Pembalap Irwan Ardiansyah, Wahyu Widodo dan Ananto Rizka, meraih juara Kejuaraan Suzuki Pertamina OMR 2008, di sirkuit Kota Harapan Indah, Bekasi Minggu (6/4).

Dalam kejuaraan gelaran promotor Trendypromo Mandira dan Suzuki, Irwan dari Yogya juara MP1 dan juara 2 MP2, Wahyu Widodo (Pangandaran) juara MP2 dan Ananto juara MP3 pemula, MP4 pemula plus dan MP4 pemula. Selain itu, masih ada pembalap Yogya lain yang juara kelas penting, yaitu Hendriansyah juara IV MP1, Gupito juara MP5 dan Seto WP juara III MP4 pemula. Kejuaraan Suzuki OMR ini, merupakan seri 3 nasional atau seri 1 Jawa dengan seri 6 nasional atau seri 2 Jawa, bakal diadakan di Yogyakarta 18 Mei.

Sehabis dari Kemayoran, para pembalap MotorPrix akan terus tanding di Surabaya (13/4). Tiga besar juara kelas seeded, pemula plus dan pemula. Kelas Smash 110 cc TU seeded (MP1) : Irwan Ardiansyah (Yogya) Suzuki Hendriansyah Evalube FDR 45, Ardhi Satya Sadarma (Purworejo) Suzuki Elf IRC Manual Tech 41 dan M Nurgianto (Jakarta) Suzuki Pertamina Denso Junior 31. Shogun 125 cc TU seeded (MP2) : Wahyu Widodo (Pangandaran) Suzuki IRC U Mild AHRS 50, Irwan Ardiansyah (Yogya) Suzuki Hendriansyah Evalube FDR 33 dan Hadi Wijaya (Pontianak) Suzuki Elf IRC Manual Tech 33. Satria FU 150 cc TU seeded : M Nurgianto, Wahyu Widodo dan Rey Ratukore (Kupang) Suzuki Pertamina Denso Junior. Smash 110 cc TU pemula plus (MP3) : M Anhar (Bandung), M Dwi Satria (Jakarta) dan Ananto Rizka (Yogya). Smash 110 cc TU pemula (MP3) : Ananto Rizka (Yogya), Ricky Ristan (Tasikmalaya) dan Gupito Kresno W (Yogya). Shogun 125 cc TU pemula plus (MP4) : Ananto Rizka (Yogya), Oki Ristan (Tasik) dan Adhi Aditya (Bandung). Shogun 125 cc TU pemula (MP4) : Ananto Rizka (Yogya), Gupito Kresno W (Yogya) dan Seto WP (Yogya). Smash 110 cc standar pemula (MP5) : Gupito Kresno W (Yogya), Ricki Ristan (Tasik) dan M Zaki AT (Bondowoso).

kr.co.id

30 Maret 2008

SUZUKI PERTAMINA OMR SERI 3 DI JAKARTA ; Tim Manual Tech Yogya Memburu Gelar

SESUDAH dua kali ikut kejuaraan, tim Suzuki Manual Tech Yogyakarta siap terjun lagi, dalam Kejuaraan Suzuki Pertamina Enduro 4TR One Make Race (OMR) 2008 seri 3, di sirkuit Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (5-6 April).

Tim yang akan dipimpin Ibnu Sambodo, yang juga pemilik tim dan sekaligus kepala mekanik, tengah menyiapkan tiga pembalap pilihannya. Mereka Hadiwijaya dari Kalimantan, Ardhi Satya Sadarma dari Purworejo, keduanya kelas seeded dan Ananto Rizka dari Wates, Kulonprogo Yogyakarta, yang bakal ikut kelas pemula.

Sejak tim Manual Tech yang dibentuk awal Februari 2008 bermateri semua pembalap baru, dua pembalapnya Ardhi Satya dan Ananto Rizka sudah dicoba turun dalam dua kejuaraan road race berbeda level.

Pertama, ikut Kejuaraan MotorPrix Region 2 Jawa seri I-2008 di Kemayoran, Jakarta awal Maret, dengan Ardhi Satya juara kelas MP2 dan juara 2 kelas MP1. Kedua, ikut Kejuaraan Gudang Garam Road Race 2008 seri I di Blora, Jateng 16 Maret, dengan Ardhi Satya juara MP2 dan juara 3 MP1, sedang Ananto Rizka juara MP3, juara Suzuki OMR dan juara 2 MP2.

Di Kejuaraan Suzuki Pertamina OMR seri 3 di Kemayoran nanti, Ibnu Sambodo ketika ditemui di Blora lalu, menyatakan siap memburu gelar juara untuk menghadapi pembalap-pembalap terbaik Suzuki Jawa dari mana pun saja.

Kejuaraan balap motor satu merk yang akan digelar promotor otomotif Helmy Sungkar dari Trendypromo bersama Suzuki PT Indomobil Niaga International, akan melombakan berbagai kelas. Selain kelas seeded yang meliputi Shogun 125, Smash 110 dan Satria FU 150, juga ada kelas-kelas untuk pemula plus dan pemula.

Seusai digelar di Jakarta, kejuaraan seri 4-5 kembali akan diadakan luar Jawa untuk penyisihan Region Sumatera dan seri 6 diputar di Jawa lagi, dengan Yogyakarta sebagai tuan rumah penyelenggara 17-18 Mei.

kr.co.id

28 Maret 2008

KEJUARAAN OMR HONDA SERI I KEMAYORAN ; Tim Tunas Jaya Optimis Raih Sukses

YOGYA (KR) - Enam pembalap tim Tunas Jaya, siap memborong gelar juara, dalam Honda Racing Championship atau kejuaraan One Make Race (OMR) Honda seri I-2008, yang akan digelar di sirkuit Kemayoran, Jakarta, Minggu (30/3). Penegasan itu disampaikan manajer operasional tim Tunas Jaya Hengky Aries, ketika ditemui di sela-sela persiapan timnya berangkat ke Jakarta, di dealer Tunas Jaya Mekararmada Jalan Magelang Yogyakarta, Kamis (27/3) sore.

Menurut Hengky, yang didampingi ST Heru Purwoko ST selaku koordinator teknik tim dan Bambang Wito selaku area manager PT Tunas Jaya Mekararmada yang ikut mensuport tim, 6 pembalapnya jauh-jauh hari sudah dipersiapkan secara khusus. Mereka yaitu, Dwi Cahyono, Bima Octavianus, Asep Eko, Jhojon Ari Mandiri (keempatnya seeded), serta pembalap pemula Fabian Kurnia dan Tri Cahyono.

Selain para pembalap ada yang telah dicoba ikut kejuaraan MotorPrix Region 2 Jawa seri I di Kemayoran, Jakarta awal Maret, juga ada yang telah turun di kejuaraan Gudang Garam Road Race di Yogya pertengahan Maret. Karena itu, tim Tunas Jaya dengan manajer tim Rudy Kristanto (GM Tunas Jaya), kata Hengky Aries optimis dalam kejuaraan di Kemayoran nanti, timnya bisa meraih sukses.

Dibentuknya tim balap Tunas Jaya, menurut Bambang Wito karena PT Tunas Jaya ingin memberi andil ikut membina pembalap hingga bisa meraih prestasi dan sekaligus mau mengharumkan nama Tunas Jaya. Karena itu, PT Tunas Jaya selain bergerak dalam penjualan spare parts dan servis, juga turun meramaikan olahraga balap, baik tingkat daerah, regional dan nasional.

Dalam kejuaraan OMR Honda 2007 lalu, tim Tunas Jaya baru memiliki dua pembalap Asep Eko dan Tri Cahyono. Tapi kini merekrut 4 pembalap lagi jadi 6, jadi tim Tunas Jaya, barangkali merupakan tim yang paling banyak memiliki pembalap di antara tim-tim balap Honda lainnya.


kr.co.id

26 Maret 2008

Ukur Kemampuan di Sirkuit Internasional


SURABAYA - Seri perdana Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2008 terasa istimewa di Kediri. Pasalnya, sirkuit yang disiapkan merupakan standar internasional dan menjadi tantangan sengit bagi para jawara nasional dalam balapan yang dilaksanakan di Tirtoyoso, Kuwak, 29-30 Maret mendatang itu.


Ketua penyelenggara Helmy Sungkar mengakui bahwa Kediri sudah cukup berpengalaman mengadakan Kejurnas Motocross, baik tingkat nasional maupun internasional. Karena itulah, sirkuit pun selalu disiapkan menantang bagi Aep Dadang dkk yang sudah tidak asing lagi.

"Kali ini pun, sirkuit ini bisa menjadi ajang untuk mengukur kemampuan masing-masing pembalap. Sekarang, tinggal bergantung kesiapan masing-masing," tambah promotor otomotif tersebut.

Tentunya, sirkuit yang menantang bakal membuat persaingan semakin seru. Hal itu akan sangat menguntungkan bagi masyarakat penggemar motocross yang akan menyaksikan langsung.

Apalagi, lokasi Sirkuit Tirtoyoso berada di tengah kota. "Kami berharap agar persaingan ini bisa menjadi hiburan dalam mengawali Kejurnas Motocross yang tahun ini diadakan delapan seri," tuturnya.

Sementara itu, beberapa hari menjelang lomba, para peserta sudah menyesuaikan diri dengan menjajal sirkuit. Pembalap yang hadir tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga pembalap dari berbagai daerah di tanah air. Para jagoan nasional seperti Aep Dadang, Denny Orlando, dan Zulfikar pun tak akan mau kehilangan poin di seri perdana tersebut.

jawapos.com

25 Maret 2008

YAMAHA CUP RACE SERI I-2008 BANDUNG ; Sigit dan Hokky Juara Kelas Bergengsi

YOGYA (KR) - Pendatang seeded baru Sigit PD dari Yogya dan Hokky Krisdianto dari Jateng, masing-masing menjuarai kelas bergengsi Kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR) Seri I-2008, di sirkuit Gazibu Bandung, Minggu (23/3).

Sigit PD dari tim Yamaha Yonk Jaya, juara kelas bebek 4 Tak Tune Up 110 cc seeded atau MP1. Sedang Hokky dengan tim Yamaha Star Motor berjaya di kelas bebek 4 Tak Tune Up 125 cc seeded atau MP2.

Kejuaraan YCR gelaran PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) ini, melombakan 7 kelas, kelas MP1 sampai MP5 serta kelas Jupiter MX 135 cc TU seeded dan standar pemula.
Herry BK selaku Manager Motorsport Department PT YMKI mengatakan, kejuaraan yang akan digelar 11 seri dengan final di Jakarta, untuk memilih pembalap Indonesia ke Yamaha Asean Cup 2008 di Thailand Desember.

Hasil kejuaraan YCR seri I-2008. Juara 1-5 kelas MP1: Sigit PD (Yogya), Hokky K (Jateng), Florianus Roy (Yogya), Harlan Fadhilah (DKI) dan Denny Triyoga (Jatim). Juara 1-5 kelas MP2: Hokky K (Jateng), Diaz Kumoro Jati (Yogya), Florianus R (Yogya), Harlan F (DKI) dan Feizy Juniardith (Jabar).

Juara 1-3 kelas pemula MP3: Marsholandi (Jabar), Rafid Topan (DKI) dan M Raka (Yogya).
Juara 1-3 kelas pemula MP4: Marsholandi (Jabar), M Raka (Yogya) dan Teguh Raharjo (Jateng). Juara 1-3 kelas pemula MP5: Erlangga, Tedi Permana dan Deri Fitriansyah (ketiganya Jabar).
Juara 1-5 kelas Jupiter MX 135 cc seeded: Sigit PD (Yogya), Harlan F (DKI), Hokky K (Jateng), Arya D Marhaendra (Yogya) dan Florianus R (Yogya). Juara 1-3 kelas Jupiter MX 135 cc standar pemula: Erlangga, Teddi Permana dan Deri Fitriansyah (semua Jabar).

koran, Kedaulatan Rakyat

24 Maret 2008

RAIH 2 GELAR UJICOBA DI GGRR BLORA ; Tim Magelang Siap ke Suzuki OMR III

IKUT Kejuaraan Gudang Garam Road Race (GGRR) seri I-2008 Bupati Blora Cup gelaran promotor Ircham Pattikawa dari Maestro Automotive Club di Blora Minggu (16/3), bagi tim Suzuki Magelang sifatnya hanya untuk ujicoba. Di luar dugaan, tim yang baru terbentuk akhir 2007 dan menjadi satu-satunya tim Suzuki di Kedu yang didukung dealer Suzuki Magelang mampu meraih 2 gelar.

Lewat pembalap Heri Barjo, tim Suzuki Magelang, selain meraih juara 2 kelas One Make Race (OMR) Suzuki 4T Tune Up 110-125 cc pemula di bawah Ananto Rizka dari Yogya, juga masih juara III kelas MP3 di bawah Ananto dan Agus dari Pati. Hasil GGRR Blora itu, menurut manajer tim Yoga dan manajer racing Muhlikun, merupakan langkah awal yang baik untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan road race berikutnya.

Selain Heri Barjo yang prestasinya sudah cukup lumayan sewaktu masih jadi pembalap perorangan, tim milik Hartoyo Tanoyo (Memet) dengan mekanik Doni, Ruli dan Yuli juga masih punya dua pembalap Fuad Yusnanta dan Eko Setiono.

Sehabis tampil di Blora, tim Suzuki Magelang akan ikut kejuaraan Suzuki Pertamina OMR seri III di Jakarta 5-6 April, dengan mengharapkan Heri Barjo mampu menembus papan atas dan meraih piala.

Selain ikut kejuaraan-kejuaraan road race daerah, tim Suzuki Magelang oleh pemiliknya juga bakal diikutkan dalam kejuaraan Suzuki Pertamina OMR dan kejuaraan MotorPrix Region 2 Jawa.

koran, Kedaulatan Rakyat

19 Maret 2008

Raih 4 Piala di GGRR I-2008 Blora, Bekal Frestian ke Yamaha Cup Race

Dari 4 kelas ikut kejuaraan Gudang Garam Road Race (GGRR) seri 1 2008 Bupati Blora Cup gelaran promoter Ircham Pattikawa dari Maestro Automotive Club (MAC) di Blora minggu 16/3, frestian MS dari Pati merebut 4 piala. Jadi pembalap pemula Jateng yang namanya mulai mengorbit, merupakan satu-satunya peserta diantara 193 pembalap yang meraih piala terbanyak.


ke-4 piala yang direbut pembalap tim Joker Malabar Mtr itu, 2 diantaranya diperoleh dari juara kelas bebek standar 2 tak 110 cc pemula local Karesidenan Pati dan juara kelas bebek standar 2 tak 110-1125 cc pemula terbuka. Sedang 2 piala lainnya didapat dari juara II kelas bebek standar 4 tak 110 cc pemula (MP5) dan juara II kelas bebek 4 tak tune up 110 cc pemula karesidenan Pati.

Ditemui seusai penyerahan piala, Frestian dalam komentarnya mengaku gembira, bisa meraih 4 piala di kejuaraan yang cukup bergengsi di Jateng ini. Hasil itu diharapkan menjadi langkah awal yang baik, untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

Menurut Frestian MS, dalam kegiatan RoadRace 2008 iniselain dia aktif ikut kejuaraan-kejuraan di Jateng dan DIY, juga akan ikut kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR dan kejuaraan MotorPrix region 2 Jawa.

Dengan prestasi di Blora lalu, oleh Frestian akan dijadikan bekal untuk menghadapi kejuaraan Yamaha Cup Race seri I-2008, yang dijadwalkan di sirkuit Gasibu Bandung, sabtu-minggu 22-23 Maret. Dalam kejuaraan YCR dan GGR 2007 tahun lalu, Frestian juga sudah beberapa kali menembus papan atas untuk merebut salah satu piala, khususnya di kelas MP5.

Koran, Kedaulatan Rakyat.

18 Maret 2008

Tim Manual Tech Yogya Merajai

Blora (KR) – duet pembalap Tim Suzuki Manual Tech Yogya, Ardhi Satya Sadharma dan Ananto Riska merajai kejuaraan gudang Garam Road Race (GGRR) seri 1 2008 di sirkuit Alun-Alun Blora, Jateng, Minggu (16/3).


Ardhi, mantan pembalap Yamaha dari Purworejo, dengan nilai 32, menjuarai kelas bebek 4 Tak 125 cc seeded pemula (MP2-MP4) dan juara 3 kelas bebek 4 Tak 110 cc seeded (MP1) nilai 25, dibawah Doni Sekeon (36) dan Agus Bleduk (29) keduanya Solo.


Sedangkan Ananto Riska dari Wates, Kulonprogo, selain menjuarai kelas Bebek 4 Tak 110 cc pemula dan OMR Suzuki 4 Tak 110-125 cc pemula, juga menjadi juara 2 atau runner up kelas MP2-MP4.


Pemilik tim Suzuki FDR Manual Tech Yogya Ibnu Sambodo, mengaku puas dua pembalap barunya bisa pulang membawa lima piala untuk mengibarkan bendera Yogya di Jateng. Ikut kejuaraan yang digelar promoter Ircham Pattikawa dan dibuka Bupati Blora Drs. RM Yudi Sancoyo MM, bagi Tim Manual Tech sebagai uji pemanasan, untuk menghadapi kejuaraan OMR Suzuki di Jakarta 6 April dan kejuaraan MotorPrix seri 2 di Surabaya 13 April.


Selain kelas MP1, MP2-MP4 yang digabung, MP3, kejuaraan yang diikuti 193 pembalap (334 starter) dan disaksikan lebih dari 8.000 penonton, juga melombakan kelas pemula MP5 dan kelas-kelas pemula local dan OMR.


Hasil 3 juara berbagai kelas sebagai berikut Kelas MP1: Doni Sekeon, Agus Bleduk, dan Ardhi Satya S. Kelas MP2-MP4: Ardhi Satya S, Ananto Riska, dan Aguis Prayitno (Pati).


Kelas 4 TakTU 110 cc pemula (MP3): Ananto Riska, Agus HKB (Pati) dan Heri Barjo (Magelang). Kelas bebek standar 4T TU 110 cc pemula (MP5): M Reihan (Jepara), Frestian (Pati) dan Septian (Blora).

Koran, Kedaulatan Rakyat

17 Maret 2008

Hadapi Yamaha CUP RACE I di Bandung Hokky K Dapat Tantangan Berat

Pembalap Top Yamaha dari berbagai kota di Jawa, bakal ikut kejuaraan balap motor Yamaha Cup Race (YCR) Seri I-2008, yang akan berlangsung di sirkuit Gasibu, Bandung, Sabtu. Keterangan itu disampaikan Manager Motor Sport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Herru BK, ketika jumat (14/3) menjelaskan, seputar rencana gelar balap motor satu merek nanti.


Menurut Herry BK, kejuaraan yang terbuka untuk semua pembalap yang menggunakan sepeda motor Yamaha nanti, akan melombakan berbagai kelas. Selain ada kelas MP1 sampai kelas MP5 yang biasa dilombakan dalam kejuaraan MotorPrix, juga ada kelas yupiter MX 135 cc standar untuk pemula.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, kejuaraan yang akan digelar 11 seri (5 seri di Jawa dan 6 seri di luar Jawa) termasuk babak final di Jakarta, untuk memilih pembalap-pembalap terbaik Indonesia ke Yamaha Asean Cup 2008 di Thailand, Desember.


Selain ada pembalap-pembalap seeded yang terdaftar sebagai peserta Kejurnas IndoPrix 2008, juga terdapat pembalap pilihan Yamaha yang telah dikontrak untuk ikut kejuaraan MotorPrix region 2 jawa 2008.


Mereka yang ikut IndoPrix, antara lain, Hokky Krisdianto dari Muntilan, juara Yamaha Cup Race Indonesia 2007 yang juga juara Yamaha Asean Cup 2007 di Malaysia. Meski masih favorit, Hokky yang kali ini bakal dapat tantangan berat, seperti Harlan Fadhilah (DKI) dan Florianus Roy dari Yogyakarta.


Kemudian ada seeded Hanif Bahtiar, Adi AW (Jateng), Gilang Pranata, Arya Dwi Mahendra (Yogya), Deni Triyoga (Jatim), serta sederet pembalap pemula dll. Karena itu, Herry BK optimis pertarungan dalam kejuaraan nanti bakal seru, karena masing-masing pembalap berusaha tampil optimal.

Koran, Kedaulatan Rakyat

Deny dan Raka Rajai Mandala Krida

Yogyakarta (KR) Dua pembalap berbeda klas masing-masing Denny Triyugo (Probolinggo) dan M Raka (Yogyakarta) sukses merajai sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta dalam kejuaraan balap motor terbuka Gudang Garam (GG) VSC Road Race 2008 yang digelar Minggu (16/3).


Denny yang mengusung tim Yamaha Trijaya SND KYT MB KW2 tersebut, tak tanggung-tanggung merebut dua gelar juara kelas bergengsi, yaitu bebek 110 cc 4 tak tune up seeded (MP1) dan kelas bebek 125 cc 4 tak tune up seeded (MP2).


Kemenangan Denny dengan nomor start 69 yang mengendarai Yamaha Jupiter Z tersebut memang mengejutkan lawan-lawannya, yang mayoritas pembalap DIY seperti Florianus Roy (92), Sigit PD (63), Gilang Pranata Sukma (38), dan Asep Eko Haryanto (21), Bima Octavianus (Semarang) dll.


Sementara M Raka juga berjaya menyapu dua gelar bebek 110 cc 4 tak une Up pemula (MP3) dan bebek 125 cc 4 tak tune up pemula (MP4) setelah mampu mengatasi rival-rival terberatnya. Dari dua kelas itu, nyaris tak terbendung oleh lawannya, sejak start hingga memasuki garis finish.


Adapun para juara kelas MP1:

  1. Denny Triyugo
  2. Florianus Roy
  3. Sigit PD

Juara kelas MP2:

  1. Denny Triyugo
  2. Gilang Pranata S
  3. Asep Eko H

Juara kelas MP3:

  1. M Raka
  2. Anang P
  3. R Aludonna

Juara kelas MP4:

  1. M Raka
  2. Anang P
  3. Tri Cahyono

bebek 110 cc 4 tak std pemula (MP5)

  1. Yoga Adi Pratama
  2. Gupito Kresna W
  3. Edwin A

Bebek 110 cc 4 tak std (MP5 open)

  1. Anang Prabowo
  2. Wahyu Triatmoko
  3. Edwin A
Bebek 110 cc 2 tak std pemula local DIY:
  1. Anang Prabowo
  2. Ari KG
  3. Eko Prasetyo.

Koran, Kedaulatan Rakyat

16 Maret 2008

Persaingan Antar Racer Memanas

Yogya (KR) sekitar 161 starter dari berbagai daerah dan tim yang bakal mengikuti kejuaraan terbuka balapmotor bertajuk Gudang Garam (GG)- VSC Road Race 2008 mulai memanas. Itu mereka perlihatkan dalam latihan resmi yang digeber di sirkuit Mandala Krida, Yogya Sabtu (15/3).

Jika dalam latihan resmi persaingan sudah memanas, tentu saja dalam lomba yang resmi Minggu (16/3) pagi ini hingga selesai sorenya, diprediksi lomba akan bertambah memanas untuk memburu gelar juara dari 12 kelas yang dilombakan dalam even berhadiah total Rp 45 juta plus 60 tropi tersebut.


Dari 12 kelas yang dilombakan terdapat kelas paling bergengsi yakni bebek 110 cc 4 Tak Tune Up Seeded (MP1) dan kelas Bebek 125 cc 4 Tak Tune Up (MP2). Sebab pada kedua kelas ini melibatkan sekitar 10 hingga 11 pembalap seeded yang sering mengikuti kejurnas atau kejuaraan motorprix region Jawa. Apalagi para pembalap terjun dalam even ini mayoritas mewakili tim pabrikan seperti Honda, dan Yamaha. Dari 11 pembalap seeded, yang bakal ikut kelas MP1 dan MP2 tersebut diantaranya Fitriansyah (Kaltim), Diaz Kumoro Jati (Sleman), Gilang Pranata Sukma (Sleman), Dwi Cahyono (Surabaya), Bima Octavianus (Semarang), Asep Eko Haryanto (Gunung Kidul), Deni Triyoga (Probolinggo), Sigit PD (Gunung Kidul), Hapsoro Rudito (Sragen), dan Jhojon Ari Mandiri (Magelang). Sementara untuk Qualifying Time Trial (QTT), tidak jadi dilakukan kemarin, dan akan dilangsungkan sehabis latihan resmi pagi ini.


Koran, Kedaulatan Rakyat (KR)